Korek api pertama ditemukan pada 31 Desember 1827 oleh John Walker,
seorang ahli obat-obatan Inggris. Namun, sejarahnya cukup panjang juga
lho, Mau tau??
Inilah sejarah korek api
1669 Hennig Brandt atau Dr Teutonicus
Brandt adalah ahli kimia asal Hamburg, Jerman yang menemukan zat
kimia yang bernama fosfor. Ia menyarikan lemak dari urine (air seni)
dengan cara merebusnya. Kemudian terbentuk lilin putih yang berkilauan
di tempat gelap. Benda tersebut adalah fosfor.
Brandt berusaha merahasiakan penemuan fosfor tersebut, tetapi
kemudian menjualnya ke ahli kimia Jerman, Krafft yang kemudian
membawanya ke berbagai negara di Eropa.
1680 Robert Boyle
Boyle melapisi sepotong kertas dengan fosfor. Kemudian menggesekkan
kayu yang dilapisi sulfur. Ternyata, muncul percikan api. Sejarah
penemuan korek api telah dimulai, tetapi karena belum ditemukan cara
memproduksi sulfur dalam jumlah besar sehingga produksi korek api juga
belum berkembang.
1826 John Walker, Samuel Jones
Nah, ini dia penemu korek api yang sebenarnya. John Walker secara
tak sengaja menemukan korek api yang terbuat dari logam putih antimony
sulfida dan dicampur dengan zat kimia potassium chlorate, getah pohon,
serta kanji. Dia menggunakan kayu untuk mencampurkan zat-zat kimia
tersebut, kemudian timbul api yang membakar kayu. Walker tidak
mempatenkan penemuannya itu. Ia malah memamerkannya ke hadapan orang
banyak sehingga banyak yang meniru. Salah satunya seorang ilmuwan bernama Samuel Jones yang kemudian
mendirikan pabrik korek api bernama Lucifers. Korek api itu dijual di
Amerika Serikat bagian selatan dan timur.
1892 Pursey
Pursey menemukan kotak korek api. Dia membuat kotak korek api yang
diisi 50 batang korek. Korek ini lebih praktis dan bisa dibawa-bawa.
Demikian teman teman terimakasih kunjungannya:)
0 comments:
Post a Comment